detik2 kelahiran si kembar.
biasanya kita kalo kontrol/periksa kehamilan tiap hari sabtu ke dr novi di rs hermina depok, tapi berhubung selasa malem idy ngeluarin cairan seperti flek gituh, akhirnya hari rabu, 1 april 2009, kita putuskan untuk segera memeriksa kehamilan yang emang udah hampir 37 minggu.
Hasil pemeriksaan dr novi, kadar air ketuban sudah hampir menipis dan estimasi berat badan bayi kurang lebih masing-masing 2,5 kg, posisi bayi yang paling bawah masih melintang. Akhirnya diputuskan oleh dokter untuk segera dilakukan proses persalinan dengan cesar, sesuai jadwal dan arahan dr novie, operasi persalinan direncanakan dilakukan Hari Sabtu, 4 April 2009.
Hari Jumat, 3 April 2009, malemnya idy mulai puasa dan menginap di rs hermina. Alhamdulillah calon kakek nenek dari Garut udah pada dateng…jadinya agak sedikit lebih tenang selain ibunya idy juga yang emang udah nemenin . Karena ketentuan di Kelas selain Utama & VIP, seharusnya nggak bisa ditemenin, tapi dengan upaya merayu ke bidan jaga dengan alesan idy orangnya penakut kalo sendirian, akhirnya malem itu ditemenin oleh ibunya idy.
Sabtu pagi, 4 April 2009, akhirnya hari yang ditunggu tiba jua. Pagi-pagi kita sudah siap2 berangkat ke Hermina. Setelah sampai di Hermina, Kakak2 Idy dan Keluarga mulai pada dateng untuk memberi doa dan support.Sebelum dilakukan proses operasi cesar, dokter spesialis bedah sempat memanggil untuk memberikan saran untuk sekaligus melakukan operasi jari manis tangan kirinya idy yang memang ada pembengkakan sejak pada saat masa kehamilan 5 bulanan. Jadi operasi pembedahan jarinya idy akan dilakukan setelah operasi cesar. Setelah mengurus administrasinya,Tepat Jam 7 pagi, saya dan keluarga berkumpul untuk berdoa dan memberikan ciuman ke idy. Dengan mata berkaca-kaca idy mulai memasuki ruangan operasi…
tik..tak..tik..tak…waktu serasa lama sekali menunggu informasi dipanggil oleh petugas hermina.
Jam 8 lewat 15 menit, suster hermina ada yang manggil Bapak Arief…akhirnyah….saat memasuki ruangan bayi, ada sebuah beberapa inkubator yang diisi oleh bayi. Namun ada satu inkubator yang diisi oleh 2 bayi mungil yang bersih dan cantik…sempat bingung beberapa saat, sampai akhirnya diberikan ucapan selamat oleh dokter anak almunar dan beberapa suster. Bahkan karena bingungnya, gw cuman semped berucap alhamdulillah dan subhanallah aja dan speechless…akhirnya jadi ayah beneran. Untungnya dr almunar ngingetin juga untuk ngasi adzan yang tadinya emang udah diniatin. Nggak lama kemudian, baru inget ada td bawa kamera…langsung aja deh si kembar diabadikan.

Menurut informasi dr almunar, karena kondisi bayi yang prematur dan berat badannya 1,9 kg dan 1,8 kg, dianjurkan untuk disimpan sementara di inkubator sampai kondisi bayi berangsur-angsur pulih dan normal…sempet kuatir juga takut kenapa2 dengan kondisi bayi…tapi alhamdulillah karena minum susunya kuat, si kembar cuman 1 hari saja di inkubator. Ibunya sendiri, setelah melahirkan masih dalam kondisi sadar ga sadar…mungkin karena operasinya 2 kali, jadinya pengaruh biusnya juga cukup lama. Baru sekitar maghrib, idy baru sadar…dan kembali dipindahkan ke ruangan kamar kelas.
Subhanallah..Maha Suci Engkau Ya Allah…Alhamdulilahirabbil’alamiin…puji syukur kehadiratMu Ya Allah yang sudah memberikan kepada kami rejeki yang tidak ternilai. Mudah-mudahan kami bisa menjaga amanah-Mu untuk menjaga dan mendidik si kembar.
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.



Comments
No comments yet.
Leave a comment