Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/idyafcom/public_html/wp-includes/cache.php on line 99

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/idyafcom/public_html/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/idyafcom/public_html/wp-includes/theme.php on line 576
ARTIKEL: 10 Rahasia (Untuk Mama) Dalam Merawat Si Kembar

ARTIKEL: 10 Rahasia (Untuk Mama) Dalam Merawat Si Kembar

Meski terasa sulit, sebaiknya tetaplah memiliki keyakinan bahwa Anda dipilih untuk merawat bayi kembar ini untuk satu alasan yakni bahwa Anda akan berhasil melaluinya.

Saat dinyatakan positif hamil oleh dokter, seribu kebahagiaan menghujam dada, rasanya tak sabar ingin segera menimang si buah hati. Namun, apa jadinya jika ternyata Anda tidak hanya dikaruniai seorang bayi melainkan dua orang sekaligus? Perasaan bangga, senang, sekaligus gugup tentu akan menyelimuti relung hati Anda, terlebih, jika tiba saatnya si kembar harus dibawa pulang, dan Anda mulai merawatnya, laiknya seorang ibu.

Untuk menggambarkan kondisi seperti apa saja yang akan Anda alami, tak ada salahnya jika kita menelaah ilustrasi Elyzabeth Lyons, seorang ibu dari satu putri, dan sepasang anak kembar. ‘’Alarm berbunyi dalam bentuk tangisan bayi. Saat melihat jam, Anda akan tersadar ternyata baru tertidur selama 30 menit saja. Anda menyeret tubuh dengan lelah, bangkit dari ranjang untuk menyusui bayi yang menangis kencang, dan mengganti popoknya. Sedetik kemudian terdengar suara tangisan dari bayi yang satu lagi,’’ tulisnya dalam buku Asyiknya Merawat Bayi Kembar. Itulah sepenggal pengalaman yang kemungkinan besar akan Anda alami jika memiliki bayi kembar.

Dengan kata lain, seperti juga penuturan dari dr. Fita Moeslichan, SpA, dokter spesialis anak, Brawijaya Women and Children Hospital (BWCH), merawat bayi kembar akan relatif lebih melelahkan dibandingkan hanya memiliki seorang bayi saja. ‘’Itulah mengapa sangat dibutuhkan kerjasama dengan pasangan untuk berbagi tugas dalam perawatan serta pengasuhan bayi,’’ katanya.

JIWA YANG UNIK

Setiap bayi terlahir dengan sifat, dan keunikannya sendiri. Walau bayi kembar sekalipun, mereka adalah dua jiwa yang berbeda. Sehingga, masing-masing bayi berhak memperoleh perlakukan pribadi layaknya jika Anda memiliki seorang bayi. ‘’Mereka merupakan dua orang individu yang berbeda, dan masing-masing ingin diperlakukan sebagai dua individu yang terpisah,’’ tuturnya.

Layaknya individu yang utuh, lanjutnya, bayi juga menginginkan waktu pribadi dengan sang bunda, demikian pula dengan sang ayah tanpa harus selalu berbagi dengan saudara kembarnya. Pada dasarnya Anda juga perlu waktu berdua dengan bayi-bayi Anda dalam waktu yang terpisah antara satu bayi, dan bayi lainnya, demikian juga suami. Ini salah satunya berguna untuk Anda, dan suami agar lebih dapat mengenal sifat maupun karakter masing-masing bayi sehingga dapat memperlakukannya dengan tepat.

Lantas, bagaimana caranya? dr. Fita menyarankan saat keduanya membutuhkan perawatan, sebut saja ganti popok, gantilah popok si kakak oleh Anda sementara si adik biarkan diganti popoknya atau di‘pegang’ oleh suami. Pelajari keunikan masing-masing bayi yang sedang Anda dan suami rawat tersebut. Nah, di lain kesempatan bertukarlah. Artinya, Anda ‘memegang’ si adik, dan suami memegang si kakak. Teruslah berganti-ganti dari satu kesempatan ke kesempatan lainnya seperti itu, dan diskusikan keunikan bayi-bayi Anda dengan suami. Lambat laun, Anda pun akan segera mengenal masing-masing karakter buah hati Anda sebagai pribadi yang berbeda secara lebih baik.

IBU MUDA VS BAYI KEMBAR

Anda seorang wanita yang belum pernah berpengalaman memiliki anak, atau baru memiliki seorang batita lalu dikaruniai sepasang bayi kembar? Jangan panik. Lyons, penulis berbagai buku perawatan bayi dari Chicago, Amerika Serikat, memberikan 10 Rahasia Utama di Tahun Pertama agar Anda tidak mengalami stress, apalagi sampai berkepanjangan.

  1. Penuhi kulkas dengan cokelat (atau kudapan lain yang membuat Anda senang).
  2. Walaupun mungkin bertentangan dengan sifat Anda, bergantunglah pada orang lain. Biarkan tetangga Anda membantu, misalnya menitip sejumlah produk saat ia berbelanja atau menitip resep dokter untuk dibeli di apotek yang kebetulan akan dilewatinya.
  3. Percayalah pada diri sendiri, dan insting Anda. Yakinlah, Anda dipilih untuk merawat bayi kembar ini karena suatu alasan.
  4. Saat Anda perlu menangis, menangislah.
  5. Carilah humor sebanyak mungkin dari hal-hal yang tidak begitu menyenangkan. Kadang-kadang yang bisa Anda lakukan hanyalah tertawa atau menangis, dan pilihan pertama jauh lebih menyenangkan.
  6. Ingatlah betapa diberkatinya Anda. Dari begitu banyak wanita yang Anda kenal, tidak semua seberuntung Anda, diamanati menjadi ibu dari bayi kembar.
  7. Sisihkan sedikit waktu untuk diri sendiri setiap hari –meski hanya 10 menit—misalnya untuk berendam di bak panas dalam suasana tenang, atau dengan pancuran air. Saat si kembar sudah agak lebih besar –dan bisa “ditinggal”—luangkan waktu untuk pergi ke luar rumah, misalnya untuk berkumpul dengan teman-teman.
  8. Berjanjilah pada pasangan bahwa Anda akan berbagi perasaan, baik positif maupun negatif, tentang seluruh pengalaman Anda.
  9. Terimalah bahwa Anda akan membuat kesalahan-kesalahan. Berjanjilah pada diri sendiri bahwa Anda akan melakukan yang terbaik, dan bahwa ketika teknik Anda gagal, Anda akan mundur, mengatur ulang teknik, dan mencoba lagi.
  10. Terus ingatkan diri bahwa Anda akan tidur lagi. Anda akan menyantap lagi makanan bermenu lengkap yang masih hangat. Anda akan kembali mengganti pakaian sebelum pukul 15.00.

Kesepuluh hal tersebut, diharapkan akan membuat Anda tidak merasa cepat lelah atau bahkan putus asa dalam merawat si kecil. Tak kalah penting, seberapa banyak pun waktu yang diperlukan untuk mengasuh sepasang buah hati Anda, sebagai ibu Anda tetap berhak memiliki waktu untuk diri sendiri. Jadi, nikmatilah hari-hari Anda dengan bahagia ya! PG


Meski Sulit, Pasti Dapat Dilakoni!

Usia masih tergolong muda, pengalaman masih minimal, bagaimana mungkin bisa merawat si kembar setiap hari? Tenang! Anda pasti bisa kok. Inilah beberapa tips dari dr. Fita Moeslichan, SpA, dokter spesialis anak, Brawijaya Women and Children Hospital (BWCH), untuk menemani hari-hari indah Anda bersama sepasang buah hati tercinta.

  • Persiapkan mental. Sebaiknya sejak mengetahui bahwa Anda akan melahirkan bayi kembar, galilah informasi dari pihak-pihak terkait seperti dokter, buku, internet, serta ibu-ibu lain yang mempunyai anak kembar.
  • Jaga stamina tubuh Anda, agar tidak mudah sakit. Merawat bayi kembar –meski tata caranya serupa dengan merawat seorang bayi—membutuhkan energi yang lebih banyak. Konsumsilah nutrisi sehat, dan bergizi. Semakin baik asupan gizi yang Anda konsumsi semakin baik pula daya tahan tubuh Anda.
  • Berbagi tugas dengan suami itu penting. Apalagi, Anda juga tetap perlu istirahat yang cukup untuk membantu menjaga stamina badan.
  • Yakinlah Anda bisa menyusui secara eksklusif. Jangan khawatir, ada kok teknik menyusui bayi kembar, galilah informasinya dari dokter ataupun konselor laktasi mengenai hal ini.

sumber: http://www.parentsguide.co.id/dsp_content.php?kat=2&emonth=05&eyear=2009&pg=hns

If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)