Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/idyafcom/public_html/wp-includes/cache.php on line 99

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/idyafcom/public_html/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/idyafcom/public_html/wp-includes/theme.php on line 576
idy-arief

names for our twin babies.

alhamdulillah, saat ini kehamilan idy udah mau 7 bulan…tapi emang keliatannya siy udah 9 bulan (gara2 ada dua kali yah). mohon doanya mudah2an lancar, ibu dan bayi2nya sehat…..

belakangan ini, kita lagi memikirkan nama buat calon bayi kembar kita. apalagi setelah dari hasil usg diketahui jenis kelaminnya keduanya kembar cewek identik. sempet beli beberapa buku tentang nama bayi, tentunya yang ada nama kembarnya. cuman karena semakin banyak referensi, jadinya semakin bingung juga neh menentukan pilihannya.

berikut beberapa nama yang sempet terpikir oleh kita…

sebenernya udah ada kandidat utama buat calon nama si kembar, cuman kali aja dari temen-temen ada masukan buat nama si kembar. yang pasti kita sangat terbuka apabila temen-temen bisa ngasi usul/masukan nama, kalo bisa dijelasin arti/maknanya yaks.

ditunggu yah comment-nya…buat nama yang kepilih ada surprisenya loh…;p

ARTIKEL: Serunya Merawat Si Kembar

Melahirkan dan merawat seorang bayi saja sudah seru. Apalagi melahirkan dan membesarkan bayi kembar dua, tiga, atau lebih. Rasanya luarrr.. ..biasa!

Sejak kelahiran anak kembarnya, Mariyya dan Mikayla, ritme hidup Angie (32) berubah drastis. Sudah sepekan Angie hanya tidur dua jam di malam hari. Itu pun tak nyenyak.
Beruntung, Angie dan suaminya, Ronny, punya dua orang baby sitter. Meski begitu, Angie tak mau ‘berlepas tangan’. Terutama soal menyusui, karena Angie bertekad hendak memberi ASI ekslusif untuk kedua bayi perempuannya selama 6 bulan.
Kini, boleh dikata, sejak pagi hingga pagi hari berikutnya ia hanya berkutat dari bayi ke bayi. Kenyataan ini sama sekali di luar dugaannya. Ia betul-betul tak menyangka dua bayi mungilnya mampu mengubah dunianya!

Siapkan Diri Sejak Dini

Membesarkan bayi kembar, boleh jadi adalah masa-masa yang paling seru dalam kehidupan Anda. Karena kehadiran bayi-bayi itu membuat Anda merasa istimewa. Bukankah tak banyak orang tua yang dipercayai memiliki anak kembar? Namun, pada saat yang sama, Anda dan pasangan dituntut untuk memberikan perawatan yang terbaik, yang dibutuhkan oleh si kembar. Apalagi daya tahan tubuh mereka masih begitu rentan.

Jadi, begitu Anda dan pasangan mengetahui bayi yang Anda kandung adalah kembar, maka segeralah mencari tahu segala hal yang berkaitan dengan perawatan dan pengasuhan bayi kembar. Ini akan membantu Anda dan pasangan mengenal ‘medan’ yang akan Anda arungi kelak ketika bayi-bayi kembar Anda lahir. Nah, dari pengenalan medan tadi, Anda dan pasangan bisa memperhitungkan apa saja yang bisa dilakukan dan apa saja yang harus dikesampingkan. Namun, dr. Soeprapto, SpA berujar, “Yang penting dalam merawat bayi kembar adalah jangan panik. Meski kembar, kebutuhan mereka sama saja dengan bayi-bayi lain yang tidak kembar.”

Jadi, meski si kembar belum lahir, aktiflah berkecimpung dalam klub atau persatuan anak-anak kembar lalu galilah pengalaman orang tua anak-anak kembar tersebut saat mereka merawat bayi-bayi mereka. Jangan sungkan untuk menanyakan tips jitu dan ide brilian mereka di bulan-bulan pertama usai kelahiran si kembar.
Cobalah pula mengontak para orang tua bayi kembar dari mancanegara lewat internet. Umumnya mereka tidak mempekerjakan baby sitter untuk bayi-bayi kembar mereka. Nah, kemampuan mereka dalam membesarkan anak-anak kembar tanpa bantuan seorang pengasuh kiranya patut dijadikan acuan.

Berbagi dengan Pasangan

Selanjutnya kalau Anda dan pasangan sudah mengetahui apa saja ‘pekerjaan’ yang telah menanti, tak ada salahnya jika Anda berdua mulai berunding untuk membagi tugas merawat si kembar kelak. Mungkin tugas memandikan salah satu bayi dipegang oleh suami, begitu pula untuk mengganti popoknya di malam hari. Sementara Anda mengurus bayi yang satu lagi. Anda berdua juga bisa ‘bertukar’ bayi agar masing-masing bayi bisa mengenal kedua orang tuanya.

Keterlibatan pasangan dalam merawat si bayi kembar sangatlah bermanfaat. Karena dari sanalah ikatan antara ayah/ibu dan anak dengan mudah terbentuk dan terjalin dengan erat. Ingat, anak-anak adalah anugerah yang tak ternilai harganya. Janganlah Anda merasa berat untuk mengurusi segala keperluan mereka, meski waktu, energi, uang, dan dunia Anda tersita oleh mereka.

Jadi, mulailah dengan mengajak pasangan merasakan gerakan atau bahkan tendangan si kembar dalam rahim Anda. Mintalah ia ‘mengobrol’ dengan si kembar meski mereka masih dalam kandungan. Kegiatan ini akan memudahkannya untuk ‘terjun’ dalam kehidupan si kembar kelak ketika mereka lahir, karena kontak batin antara mereka sudah terbina jauh-jauh hari sebelumnya.

Jangan lupa untuk menyiapkan si kakak –jika Anda telah mempunyai anak sebelumnya- untuk menerima adik-adik bayi kembarnya. Mulailah dengan selalu mengajaknya melihat sang adik lewat layar monitor USG. Ajari pula ia untuk merasakan gerakan masing-masing adik bayinya sejak dalam kandungan!

Memberi ASI

Anda boleh menyusui kedua bayi kembar Anda secara bersamaan atau terpisah (bergantian), tergantung pada ‘permintaan’ si kembar . Masing-masing mempunyai segi positifnya. Jika Anda menyusui bayi kembar secara bergantian, ini akan memberi kesempatan Anda dan bayi untuk saling mengenal sehingga ikatan Anda dengannya menguat. Namun, jika Anda menyusui bayi kembar secara bersamaan, maka ritme ‘hidup’ mereka pun akan lebih seragam. Artinya, jika salah satu bayi buang air besar (BAB) maka secara berbarengan saudara kembarnya juga BAB. Dengan begitu, waktu bebas Anda makin besar.
Lalu, apa saja tips untuk menyusui si kembar secara berbarengan? Yuk, kita simak!

  1. Jangan panik.
  2. Sediakan dua buah bantal untuk menahan dan mengalasi tubuh si kembar.
  3. Akan lebih baik jika salah seorang baby sitter membantu mendekap salah seorang bayi sehingga lebih aman dan nyaman untuk si kecil.
  4. Football Hold Susui bayi A pada payudara kanan sementara tubuh dan kakinya mengarah ke bawah ketiak kanan Anda. Susui bayi B pada payudara kiri sementara tubuh dan kakinya mengarah ke bawah ketiak kiri Anda. Dekaplah mereka masing-masing dengan tangan kanan Anda memegangi kepala bayi A dan tangan kiri Anda menahan bantal yang mengalasi kepala dan tubuh bayi B
  5. Combination Hold Susui bayi A pada payudara kanan, dengan tubuh dan kakinya mengarah ke kanan. Sementara bayi B Anda susui pada payudara kiri dengan posisi tubuh dan kakinya mengarah ke kanan pula. Dekaplah bayi A dengan tangan kanan Anda. Dan tangan kiri Anda menahan kepala bayi B hingga bokongnya dengan bantuan sebuah bantal pada belakang siku kiri Anda.
  6. Cradle HoldSusui bayi A pada payudara kanan sementara tubuh dan kakinya mengarah ke kiri. Bayi B menyusui pada payudara kiri, tubuh dan kakinya mengarah ke kanan. Biarkan tubuh bayi B ‘di bawah ‘ tubuh bayi A, namun jangan terlalu ketat

Jangan Lakukan!

  1. Memilih nama bayi kembar yang kedengarannya mirip. Sedapat mungkin tanamkan dalam diri Anda bahwa bayi-bayi kembar adalah individu-individu yang unik dan berbeda satu sama lain, meski mereka kembar identik sekalipun!
  2. Memakaikan baju seragam pada bayi kembar Anda.
  3. Memanggil julukan ‘si kembar’ pada mereka. Panggillah selalu dengan nama mereka, ini akan membantunya membangun konsep diri yang jelas.
  4. Membanding-bandingkan antara satu anak dengan kembarannya.
  5. Menciptakan kompetisi di antara mereka. Ada baiknya kelak mereka bersekolah di sekolah yang berbeda.
  6. Berikan pula waktu, perhatian, dan kasih sayang Anda pada kakak si kembar. Jangan sampai kerepotan Anda mengurusi si kembar membuat Anda lupa memperhatikan anak sulung Anda.
  7. Hadiahi diri Anda dan pasangan dengan waktu khusus untuk berdua di tempat yang tenang, sekedar untuk melepaskan kepenatan merawat si kembar. Jadikan kegiatan ini sebagai rutinitas Anda, misalnya sekali dalam tiga bulan.
from.
http://www.parentsguide.co.id/dsp_content.php?kat=2&emonth=03&eyear=2007&pg=hns

the twin: 14 weeks

hasil usg, 31 oktober 2008.

dilakukan pada saat sebelum idy dirawat inap untuk yang kedua kalinya karena masih hyperemesis. alhamdulillah kondisi bayi menurut dokter dan hasil isg menunjukkan kondisi sehat dan normal.

usia kandungan : 14 minggu 1 hari

jenis kelamin : belum diketahui

status kandungan : ukuran the twin sudah mulai membesar dibandingkan 2 minggu sebelumnya.

the twin: 12 weeks

usg, 15 oktober 2008.

usia kandungan : 12 minggu 2 hari

jenis kelamin : belum diketahui

status kandungan : jantung si kembar sudah mulai keliatan berdetak; bergerak aktif; organ tubuh sudah mulai terbentuk mulai dari kepala, badan, kepalan tangan, dan kaki…

my wife got hyper emesis

rabu 15 oktober. saatnya untuk periksa kehamilan idy ke dr. nining di rsia hermina depok. sudah tidak sabar melihat kondisi kandungan 3 bulan si kembar. sekalian konsultasi mengenai kondisi idy yang belakangan ini sudah sering muntah (bisa sampai 8-10 kali tiap harinya) dan nggak ada pasokan makanan yang masuk. bahkan pada saat ditimbang, berat badannya malah turun sekitar 4 kg. i am very worry bout that. walaupun kondisi mual dan muntah itu sudah sangat wajar bagi ibu yang melahirkan, namun bagi kita kondisi terebut agak gak wajar juga karena katanya sih yang wajar itu mual muntahnya hanya di pagi hari, tapi kalo idy mah hampir seharian mual muntah mulu….

setelah melihat kondisi si kembar yang kata dokter cukup baik, alhamdulillah…..kita pun menanyakan kondisi idy, dan menurut dokter kemungkinan besar idy mengalami hyper emesis. apa itu hyper emesis? silakan liat artikel di bawah…..

dokter menyarankan idy untuk dirawat inap 2-3 hari sambil diinfus untuk menggantikan cairan yang hilang dan sebagai pengganti makanan karena gak ada makanan yang masuk. akhirnya kita setuju dan mengikuti saran dokter…

alhamdulillah idy hanya 3 hari di hermina..pulang hari sabtu 18 oktober 2008. kondisinya sudah agak baikan.

Hyperemesis Gravidarum

Hyperemesis gravidarum (HEG) artinya muntah yang berlebihan dalam kehamilan sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari ibu hamil yang bersangkutan.
Penyebab pastinya sampai sekarang tidak jelas. Tetapi faktanya ditemukan sebagai berikut: (1) Sering hanya pada trimester pertama saja (2) Lebih sering pada kehamilan pertama dengan kecendrungan berulang pada kehamilan berikutnya (3) Ada riwayat keluarga dengan HEG (4) Sering ditemukan pada mola (hamil anggur) dan hamil kembar (5) Lebih sering pada kehamilan yang tidak direncanakan.

Seperti biasanya jika tidak diketahui pasti penyebab sesuatu maka orang akan berteori. Diduga penyebabnya sebagai berikut: (1) Hormon: akibat kadar hormon HCG yang tinggi pada mola dan kehamilan kembar (2) Psikis: diduga faktor ini memperberat pada saat muntah-muntah sudah muncul (3) Defesiensi zat gizi: munculnya pada pagi hari setelah malm sebelumnya tidak makan, kekurangan vitamin B6 dan B1 serta protein (4) Faktor Alergi dan Imnunologi: bahan atau substansi yang keluar dari plasenta menimbulkan reaksi muntah-muntah pada ibu.

Pengobatan berupa rehidrasi (infus), diet (awal berupa karbohidrat kering seperti biskuit, roti) serta pemberian obat2an berupa : antimuntah (domperidon), sedasi (diazepam), antialergi (phenergan), vitamin (B1, B6 dll .

Terminasi kehamilan bisa dilakukan jika ditemukan hal2 yang mengancam jiwa ibu seperti: penurunan kondisi umum ibu, Nadi diatas 100x/menit, suhu diatas 38 derajat Celcius, Oliguria (pipis sedikit) dan proteinuria (kebocoran protein lewat urin), kuning (jaundice) dan gangguan neurologi.

Cara terminasi : jika hamil kurang dari 12 minggu dilakukan vakum kuret, jika kehamilan lebih dari 12 minggu dilakukan operasi yaitu hysterotomi (membuka rahim) dengan anestesi regional.

dikutip dari:
http://konsultasi-spesialis-obsgin.blogspot.com/2008/09/hyperemesis-gravidarum.html